JANGAN HANYA BISA BERTANYA KALO GEDE MAU JADI APA?

Setiap orang tua pastilah menginginkan anaknya menempuh pendidikan yang setinggi-tingginya. Namun, kadang realita tak selalu sejalan dengan harapan awal karena berbagai hal sehingga target pendidikan anak tidak bisa tercapai seperti rencana awal. Hal yang paling baik adalah merencanakan pendidikan disertai dengan investasi untuk biaya anak pada hari esok.

 

Menurut anda, perlukah mempersiapkan “Biaya Kuliah” sejak dini? sebelum anda menjawab, coba cek tanggapan sebagian besar dari responden yang pernah kami ajukan pertanyaan serupa:  ” Kuliah  penting sich, Tapi Kan…

  • Anakku masih kecil
  • Kuliah kan masih lama
  • Masih banyak keperluan lain

Bagaimana? apakah jawaban anda mirip mirip dengan pernyataan diatas? atau anda punya pendapat lain? Tapi tahukah anda, faktanya:

  • Tanpa disadari “biaya kuliah” terus merangkak, bahkan “berlari” naik dari tahun ke tahun
  • Jaman Semakin Kompetitif, pintu kesuksesan pertama bagi buah hati anda adalah kuliah (pendidikan)

Berikut beberapa tips mempersiapkan “Biaya kuliah” bagi buah hati anda:

  1. Kenali faktor penentu besarnya tabungan yang perlu anda sisihkan, misalnya : kemana anda akan menyekolahkan mereka? didalam negeri atau diluar negeri? Ke jurusan apa anda akan mengarahkan mereka? Berapa usia anak anda saat ini? Berapa biaya hidup saat ini?
  2. Kenalilah komponen biaya kuliah, seperti:
  • Uang pangkal
  • Biaya pengenalan kampus
  • Biaya kuliah
  • Biaya kuliah tambahan
  • Uang wisuda
  • Buku
  • Kegiatan Ekstrakurikuler

Bagaimana cara menghitungnya?

Untuk menghitung perkiraan biaya pendidikan anak dihari esok sebenarnya tidak begitu sulit, karena ada rumus sederhana yang bisa digunakan untuk memperkirakan besarnya biaya. Rumusnya adalah sebagai berikut:

FV = PV x (1 + i )t

Keterangan :

* FV = Future Value ( Total Biaya Pendidikan Akan datang)

* PV = Present Value ( Total Biaya Pendidikan Saat ini )

* i = Tingkat inflasi

* t = Jangka waktu (pangkat)

Sebagai contoh saat ini anak anda berusia 2 tahun. Sedangkan biaya kuliah di Universitas adalah 200 juta. Dengan inflasi 6% pertahunnya, berapa biaya anak Anda saat berusia 18 tahun?

FV = PV x (1 + i ) t

FV = 200.000.000 x (1+0,06)16

FV = 508.000.000

Apakah sudah cukup? saya yakin anda pasti menyadari bahwa rincian biaya kuliah diatas masih belum cukup, karena biaya diatas masih belum termasuk : biaya kuliah semester semester berikutnya, biaya buku, biaya ekstrakurikuler, biaya wisuda, biaya jajan, biaya transportasi, biaya hidup, dll…

Pertanyaan selanjutnya bagi anda:

  1. Apakah anda sudah mempersiapkan “biaya kuliah” anak anda?
  2. Dimana anda mengalokasikan dana tersebut?
  3. Apakah dana tersebut berkembang dengan baik serta mampu mengalahkan inflasi?

Itulah sebabnya kita perlu merencanakan biaya pendidikan anak, karena :

1. Biaya pendidikan yang semakin tinggi di masa depan.

Biaya pendidikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan seiring dengan inflasi.
2. Ketidakpastian di masa depan.
Tidak ada seorang pun mampu memprediksi masa depan. Hari ini sehat, belum tentu besok lusa masih sehat. Hari ini punya rejeki melimpah, bulan depan belum tentu dapat rejeki berlimpah. INCOME kita bisa BERHENTI dalam sekejap karena KEMATIAN yang terlalu DINI, SAKIT KRITIS ataupun CACAT TETAP TOTAL. Untuk itulah kita perlu sedia payung sebelum hujan.

Banyak orang melakukan angsuran biaya pendidikan, namun kesalahan mereka adalah tidak tahu berapa seharusnya uang yang ditabung. Ada yang menabung asal menabung saja! saja, tetapi berapa nilainya tidak tahu!

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s